Dunia Paralel

Pembentukan Alam Semesta Berdasarkan Teori Big Bang

Pembentukan Alam Semesta Berdasarkan Teori Big Bang

Kajian - Pembentukan Alam Semesta Berdasarkan Teori Big Bang
Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), “alam” berarti “segala sesuatu yang ada di langit dan bumi (termasuk pada bumi itu sendiri, bintang, kekuatan)”; sedangkan “semesta” berarti “seluruh”, “segenap”, “semuanya”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa alam semesta atau jagad raya adalah segala sesuatu yang berada di ruang-waktu tempat kita berada ini, termasuk dengan energi dan materi yang ada di dalamnya.

Dalam alam semesta ini mencakup adanya mikrokosmos dan makrokosmos. Mikrokosmos adalah benda-benda yang memiliki ukuran sangat kecil yang bahkan tidak dapat dilihat dengan mata secara telanjang, misalnya atom, sel, elektron, amoeba, dan lainnya. Kemudian, makrokosmos adalah benda-benda yang memiliki ukuran sangat besar, bahkan planet bumi ini juga termasuk dalam makrokosmos. Contohnya adalah bintang, planet, galaksi, dan lain-lain. Perlu diketahui bahwa berbagai peristiwa yang terjadi di alam semesta ini ada banyak yang belum dapat diungkapkan atau dijelaskan melalui teori ilmiah oleh manusia, termasuk konsep Multiverse.
Ada 4 Teori Yang Mendukung Konsep Multiverse

Ada 4 Teori Yang Mendukung Konsep Multiverse

Teori Konspirasi - Teori yang Mendukung Konsep Multiverse
Pembahasan Multiverse ini tidak serta-merta ada begitu saja, sebab ternyata ada beragam teori yang mendukung konsep dunia paralel ini, yang kebanyakan dari bidang fisika dan filsafat. Nah, berikut adalah beberapa teori yang mendukung adanya konsep Multiverse :

1. Infinite Universe
Pada teori ini, para ilmuwan memang tidak dapat memastikan secara pasti mengenai seperti apa bentuk ruang-waktu di alam semesta ini, tetapi mereka memiliki hipotesis bahwa bentuk ruang-waktu di alam semesta ini berbentuk datar dan bentangannya sangat luas tak terbatas. Namun, jika ruang-waktu tersebut dapat berlangsung dalam waktu selamanya, maka itu berarti dapat berulang pada suatu waktu, sebab terdapat partikel yang terbatas dan dapat diatur pada ruang-waktu tersebut.
Tingkatan Teori Multiverse - Macam-macam Dunia Paralel

Tingkatan Teori Multiverse - Macam-macam Dunia Paralel

Teori Konspirasi - Apa Itu Multiverse?
Pada dasarnya, alam semesta itu sangatlah luas dan bahkan tidak diketahui apakah ada ujung atau batasnya tidak, sebab memang keberadaannya benar-benar seluas itu! Dilansir dari Zenius.net, konsep Multiverse ini diperkenalkan ke publik oleh seorang ahli fisika asal Amerika bernama Hugh Everett III.

Pada tahun 1954, Hugh tengah bercengkrama bersama teman-temannya di aula Princeton University sekaligus memikirkan tema untuk tugas akhirnya yang berupa tesis. Ketika tengah mengobrol itu, Hugh tiba-tiba berpikir bagaimana jika efek kuantum yang ada ternyata dapat menyebabkan alam semesta ini menjadi terbelah. Kemudian, muncullah alam semesta lain. Nah, ide yang tiba-tiba terbesit tersebut kemudian dikembangkannya menjadi tesis dan bahkan teorinya masih bertahan hingga sekarang.

Berdasarkan tesis milik Hugh Everett yang berjudul Theory of The Universal Wave Function ini, terdapat teori yang mengatakan bahwa kita semua yang di bumi dari alam semesta ini ternyata memiliki salinannya yang tinggal di alam semesta lain. Singkatnya adalah, terdapat diri kita dalam versi lain di alam semesta lain tersebut dan mungkin saja diri kita ini bukan satu-satunya yang ada. 
Apa Itu Teori Konspirasi Dunia Paralel Multiverse?

Apa Itu Teori Konspirasi Dunia Paralel Multiverse?

Teori Konspirasi - Teori multiverse atau gagasan mengenai adanya dunia paralel selalu menarik dibicarakan. Nyatanya, para ilmuwan sudah sejak lama membahas mengenai kemungkinan ini sejak dulu. Ada sejumlah teori yang mendukung keberadaan dunia paralel. Dari teori-teori tersebut, dua gagasan ini yang paling terkenal dan sering dibicarakan. Kajian multiverse itu sendiri, seperti kalian lihat di film-film Marvel, itu memang science fiction, tapi konsep multiverse merupakan konsep teoritik fisika yang dikaji secara serius.

Apakah Bisa Menjelajahi Dunia Paralel?
Disebutkan Handhika, ada kelompok fisikawan yang secara serius mengkaji konsep multiverse. Sejauh ini, ada beberapa teori yang digagas mengenai dunia paralel. Sejauh ini yang saya tahu, itu (multiverse) masih hipotetical. Artinya, belum ada bukti eksperimen atau observasinya. Komunitas fisikawan yang secara serius mengkaji ini, menelaah bagaimana cara mengobservasinya dan lain sebagainya. Dari sekian banyak model multiverse yang ada, ada dua di antaranya yang terkenal.
Bukti Kebenaran Teori Dunia Paralel, Diri Kita Di Dunia Lain

Bukti Kebenaran Teori Dunia Paralel, Diri Kita Di Dunia Lain

Teori Konspirasi - Dunia paralel adalah hipotesis yang menyebutkan bahwa selain alam semesta yang kita tempati, ada alam semesta lain di luar sana. Bisa dibilang, dunia paralel merupakan gagasan yang mempercayai alam semesta kita hanyalah satu dari banyaknya alam semesta yang ada. Meski belum ada bukti yang benar-benar mendorong keberadaan dunia paralel, lima hal ini dipercaya sebagai tanda kebenaran dunia paralel walau tentu tidak ada bukti ilmiahnya sejauh ini.

1. Lubang hitam adalah portal
Stephen Hawking merupakan seorang fisikawan yang mempelajari soal dunia paralel, bahkan hingga ajal menjemputnya. Salah satu yang terkenal adalah penyataannya mengenai lubang hitam sebagai portal.

Menurut Hawking, Eksistensi lubang hitam sebagai jalan menuju alam lain bisa jadi benar adanya, tetapi jangan berharap Anda dapat kembali lagi ke Bumi. Jadi meskipun saya menyukai terbang dan luar angkasa, saya tidak akan pernah mencoba masuk ke lubang hitam.
Copyright © 2013 - Dialog Kebenaran. All rights reserved. Template by Andi AM